banner 728x250

Gong dan Gendang Menggema, LAM Tabir Bawa Semangat Adat ke Pawai HUT RI di Bangko

  • Bagikan
0-0x0-0-0#
banner 468x60

BANGKO — Bunyi gong dan gendang terdengar bertalu-talu di tengah kemeriahan pawai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Bangko, Selasa (18/8/2026).

Di antara barisan peserta pawai, Lembaga Adat Melayu (LAM) Tabir tampil dengan balutan busana adat khas Tabir. Kehadiran mereka bukan hanya menambah semarak suasana, tetapi juga membawa nuansa budaya lokal ke tengah perayaan kemerdekaan.

Pawai yang dilepas langsung oleh Bupati Merangin M. Syukur itu berlangsung meriah. Sepanjang perjalanan, rombongan LAM Tabir diiringi musik tradisional khas Tabir. Suara gong, hentakan gendang dan bunyi-bunyian tradisional yang dimainkan secara bertalu-talu terdengar di sepanjang jalur pawai.

Namun ada pemandangan yang membuat suasana semakin hangat.

Panitia pawai ikut menari bersama anggota LAM Tabir.

Tanpa sekat antara panitia dan peserta, mereka bergembira bersama mengikuti irama musik tradisional Tabir. Gerakan tari yang spontan berpadu dengan hentakan gendang dan suara gong, membuat suasana pawai semakin hidup.

Momen tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana seni dan budaya mampu menjadi ruang perjumpaan masyarakat. Musik tradisional tidak hanya dimainkan sebagai pengiring, tetapi mampu mengajak siapa saja untuk ikut merasakan kegembiraan.

Bagi LAM Tabir, momen tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Tradisi yang dibawa dari Tabir ternyata mampu menghidupkan suasana dan mengundang masyarakat untuk ikut menikmati.

Ketua LAM Tabir, Muhammad Sidin, mengatakan keikutsertaan dalam pawai HUT RI merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya memperkenalkan budaya Tabir kepada masyarakat yang lebih luas.

“Yang paling menggembirakan, masyarakat dan panitia ikut menikmati bahkan menari bersama. Artinya, budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi bisa menjadi bagian dari kegembiraan bersama,” ujar Muhammad Sidin.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah.

berita lainnya :  LAM Tabir Hadiri Salat Istisqa’ di Polsek Tabir

Sore itu, di tengah kibaran Merah Putih dan riuh masyarakat Bangko, gong dan gendang LAM Tabir terus berbunyi.Bukan sekadar suara musik.

Ia menjadi suara sebuah tradisi yang masih hidup—dan ikut menari bersama semangat kemerdekaan.

banner 325x300
Penulis: Asmadi Editor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *