JAMBI – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa PWI merupakan rumah besar wartawan yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia sejak masa pra kemerdekaan hingga era reformasi.
Menurutnya, PWI turut berkontribusi dalam perjuangan bangsa, baik pada masa pra kemerdekaan, kemerdekaan, orde lama, orde baru maupun reformasi. Karena itu, seluruh anggota diminta menjaga kekompakan organisasi.
Hal tersebut diungkapkannya dalam acara silaturahmi pengurus PWI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi bersama Ketua Umum PWI Pusat di Jambi.
“PWI ini rumah besar wartawan. Sejarah bangsa tidak lepas dari kontribusi insan pers dan PWI sejak sebelum kemerdekaan hingga sekarang,” ujar Akhmad Munir.
Ia juga menyoroti pentingnya kaderisasi wartawan muda agar PWI di daerah tetap eksis dan mampu berkembang menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, regenerasi menjadi salah satu tantangan terbesar organisasi pers saat ini.
“PWI daerah harus mampu merekrut dan membina wartawan muda. Tantangan kita hari ini adalah kaderisasi,” katanya.
Akhmad Munir menegaskan bahwa untuk menjadi anggota PWI tidak bisa dilakukan secara instan. Wartawan harus melalui proses panjang dan wajib lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Ia menjelaskan, saat ini terdapat tiga pola pelaksanaan UKW, yakni UKW mandiri gratis, UKW mandiri berbayar, dan UKW yang difasilitasi PWI Pusat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
Selain itu, PWI juga tengah mendorong program UKW gratis bekerja sama dengan Polri dengan target mencapai 10 ribu wartawan. Pelaksanaannya dilakukan oleh PWI Provinsi dengan dukungan jajaran Polda di daerah.
“Program UKW gratis ini terus kami dorong bersama Humas Polri agar semakin banyak wartawan memiliki kompetensi,” jelasnya.
Tidak hanya itu, sejumlah perusahaan swasta seperti Astra, GAPKI, dan Artha Graha Peduli juga disebut turut mendukung peningkatan kualitas wartawan melalui program pelatihan dan UKW.
PWI daerah juga diminta aktif membangun kerja sama untuk menggelar pelatihan tematik dan peningkatan kompetensi jurnalistik.
“Selain UKW, silakan bangun kerja sama pelatihan tematik agar kualitas wartawan terus meningkat. PWI harus menjaga agar anggotanya benar-benar menjalankan profesi kewartawanan dengan baik dan profesional,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Munir juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan marwah profesi wartawan.
“Integritas darahku, profesional jiwaku, martabat kehormatanku,” ucapnya.
Ia berharap seluruh anggota tetap mengedepankan semangat kekeluargaan meski terdapat perbedaan pandangan di internal organisasi.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Jambi, Ridwan Agus, menyambut baik kunjungan Ketua Umum PWI Pusat tersebut. Ia menilai kehadiran Akhmad Munir menjadi perhatian penting sekaligus motivasi bagi pengurus dan anggota PWI di daerah.
“Kehadiran Ketua Umum PWI Pusat membawa semangat baru bagi PWI Jambi,” kata Ridwan Agus.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan serta dihadiri ketua PWI dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi.


















