banner 728x250

PAD Merangin Capai 28,16 Persen di Triwulan I, Bupati M. Syukur Tekankan Inovasi dan Percepatan Kinerja OPD

  • Bagikan
banner 468x60

BANGKO – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin pada Triwulan I tahun 2026 mencapai 28,16 persen atau sekitar Rp40 miliar. Capaian tersebut menjadi sorotan dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di Aula Rumah Dinas Bupati, Senin (13/04).

Meski tergolong stabil, Bupati menegaskan bahwa angka tersebut belum cukup untuk menjamin pencapaian target tahunan. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak terlena, dan segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama bagi OPD yang realisasinya masih tertinggal dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

“Kita tidak boleh mengulang pola lama—lambat di awal, lalu tergesa-gesa di akhir. Minimal triwulan berjalan harus menyentuh 30 persen. Ini soal disiplin perencanaan dan eksekusi,” tegas M. Syukur.

Dalam arahannya, Bupati secara rinci membedah kinerja sejumlah OPD yang mengalami penurunan capaian. Ia menilai, masih terdapat celah dalam pengelolaan potensi pendapatan yang belum tergarap optimal.

Untuk itu, M. Syukur mendorong lahirnya terobosan konkret, terutama dalam menggali sumber-sumber PAD baru. Optimalisasi aset daerah menjadi salah satu fokus utama, termasuk pengelolaan lahan perkebunan dan sistem perparkiran yang dinilai masih menyisakan potensi kebocoran.

“Aset daerah tidak boleh dibiarkan tidur. Lahan yang belum produktif harus segera dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Begitu juga dengan parkir, harus ditata secara profesional agar tidak ada lagi kebocoran,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri telah berulang kali mendorong daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi PAD.

Di sisi lain, Bupati memberikan apresiasi kepada OPD yang telah menunjukkan progres dan inovasi. Namun, ia menekankan pentingnya pemetaan kendala secara spesifik di setiap sektor, agar solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran.

berita lainnya :  Pemkab Merangin Perkuat Fungsi PPID, Sekda Zulhifni Hadiri Rakor di Jambi

“Evaluasi ini jangan sekadar rutinitas administratif. Harus jadi momentum perubahan cara kerja—lebih responsif, produktif, dan berorientasi hasil. Saya ingin setiap OPD datang dengan masalah sekaligus solusi,” tambahnya.

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Zulhifni, Kepala BPPRD Siti Aminah, para pimpinan OPD, serta camat se-Kabupaten Merangin.

Melalui evaluasi ini, Pemkab Merangin menegaskan komitmennya untuk mempercepat peningkatan PAD secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi fiskal daerah di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks.

banner 325x300
Penulis: zah
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *