Kota Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi meluncurkan transportasi publik ramah lingkungan berbasis listrik yang terdiri dari tiga bus dan tiga angkutan kota (Angkot) Feeder.
Kehadiran angkutan itu menjadi sejarah baru bagi Kota Jambi, bahkan Provinsi Jambi dan Indonesia, karena menjadi angkot feeder listrik pertama dengan skema Buy The Service (BTS) di Indonesia. Layanan Buy The Service merupakan subsidi pemerintah berupa pembelian layanan dari operator angkutan, untuk percepatan pengembangan transportasi publik berbasis listrik.
“Langkah ini merupakan upaya strategis mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat pertumbuhan kendaraan,” kata Wali Kota Jambi Maulana usai kegiatan peluncuran di Area Wisata Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Kota Jambi, Jumat malam.
Ia mengatakan masyarakat harus mengubah gaya hidup dan memanfaatkan transportasi publik ramah lingkungan, karena keberhasilan kota maju ditopang sarana transportasi yang baik.
Transportasi listrik itu juga, kata dia, akan terhubung dengan 11 kawasan wisata dan ekonomi kreatif di Kota Jambi guna mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan menjaga ketertiban serta keamanan.
Program itu merupakan hasil kolaborasi Pemkot Jambi bersama perseroan terbatas (PT) Kalista Soter dan PT Yutaka Trans sebagai operator dengan target menjadikan Kota Jambi lebih cerdas, bersih, dan layak huni.
Pada kesempatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Jambi Marsha Lystia, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan beserta jajaran dilingkungan pemerintah setempat dan Direktur Utama Kalista Albert Aulia Ilyas serta Direktur Yutaka Trans Novi Candra.


















