banner 728x250

Larangan PETI Dinilai Tak Efektif, Implementasi SE Bupati Merangin Dianggap “Pepesan Kosong”

  • Bagikan
banner 468x60

Menurut ZL  salah seorang Narasumber mediafaktajambi.org mengatakan  tidak berjalannya surat edaran tersebut dan dianggap pepesan kosong  karena diduga masih tingginya keterlibatan oknum aparatur desa dalam aktivitas ilegal tersebut,begitu juga dengan oknum oknum lainnya ungkapnya

Selain itu diduga indikasi kuat adanya pembiaran yang terstruktur. Bahkan, berkembang dugaan bahwa sebagian oknum aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa mengetahui secara langsung aktivitas PETI yang berlangsung, namun memilih diam.

Diamnya aparatur ini dinilai bukan tanpa alasan, melainkan diduga berkaitan dengan aliran kepentingan ekonomi yang dinikmati oleh pihak-pihak tertentu.

berdasarkan informasi diduga masih ada juga oknum Kades  terlibat dalam aktivitas PETI , oknum kades tersebut mempunyai cara dengan mengalihkan nama alat berat yang  dipakai dalam aktivitas PETI atas nama saudaranya atau orang lain padahal yang bermain dibelakang layar oknum kades itu sendiri

Sumber lain yang enggan disebutkan namanya menyebutkan adanya dugaan praktik setoran rutin kepada oknum tertentu agar aktivitas tambang dapat terus berjalan tanpa penertiban. Selain itu, pasokan BBM yang diduga berasal dari jalur tidak resmi disebut menjadi salah satu faktor yang membuat operasional tambang tetap bertahan.

“Masih banyak oknum oknum pihak lainnya yang diduga ikut terlibat mulai dari  isu isu fee bulanan sampai dengan sebagai pemasok BBM,jadi wajar Surat edaran Bupati mengenai penolakan PETI terkesan hanya menjadi formalitas, dan instruksi bupati belum efektif.”ungkapnya

banner 325x300
berita lainnya :  PWI Merangin dan Polsek Muaro Siau Bagi Takjil Ramadan, Kapolres Turut Hadir
Penulis: Asmadi Editor: Redaksi
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *