JAMBI, – Puluhan pemuda Jambi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Jambi (APPJ) demo di gedung DPRD Provinsi Jambi pada Kamis (30/10/2025). Mereka meminta DPRD ikut mendesak pemerintah untuk menyelesaikan jalan khusus batu bara, seperti janji gubernur selama ini.
Bahkan mereka juga menyampaikan rasa kecewa karena gubernur tidak berada di tempat saat mereka aksi
Hal tersebut diungkapkan oleh Mahmud Saputra, koordinator aksi kepada wartawan di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi
Menurutnya keselamatan rakyat harus jadi prioritas di atas kepentingan ekonomi jangka pendek. “Jalan khusus bukan hanya simbol proyek infrastruktur tetapi simbol penghormatan terhadap hak hidup dan ruang publik,” tegasnya.
. “Sampai aksi yang kesekian kalinya di Provinsi Jambi, bapak Gubernur Jambi Al Haris masih enggan menemui massa aksi, kami kecewa,” lanjutnya.
Sementara itu orator lainnya juga menyampaikan orasi berharap Pemerintah seharusnya bertindak cepat ketika ratusan nyawa telah melayang akibat kecelakaan batu bara yang terus terjadi bahkan hingga saat ini.
“Dan saya yakin bapak ibu yang ada di sini (DPRD) bakal ada anaknya nanti yang kuliah di UNJA dan UIN, dan bakal jadi korban jika jalan ini tidak selesai juga!,” ungkapnya
Selain menuntut jalan khusus batu bara, aksi pemuda ini juga menuntut agar semua sumber daya alam (SDA) di Jambi ini, memberikan ruang bagi anak muda Jambi untuk berperan aktif sebagai pelaku pembangunan, bukan sekedar jadi penonton. Pengelolaan SDA harus sejalan pula dengan peningkatan kapasitas SDM lokal.
Tuntutan terakhir kelompok pemuda ini adalah, agar pemerintah daerah melakukan inovasi, bagaimana caranya agar pendapatan asli daerah bisa meningkat, dan tidak hanya bergantung pada transfer pusat sehingga terjadi kondisi seperti saat ini. “Pemerintah juga harus melakukan reformasi birokrasi yang berpihak pada efisiensi dan mengutamakan kesejahteraan rakyat,” teriak orator lainnya.
Gagal menemui Gubernur Jambi Al Haris, puluhan peserta aksi ini akhirnya ditemui oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Arief Munandar, Asisten I Setda Provinsi Jambi. Arief mengatakan, GubernurAl Haris bukannya tidak mau menerima peserta aksi, namun bertepatan hari ini kebetulan gubernur sedang ada agenda lain yang tak bisa ditinggal. Ia membuka ruang untuk para pemuda ini melakukan audiensi dan silahkan mengirim surat, Gubernur Jambi Al Haris akan selalu membuka ruang untuk dialog, lanjutnya.
Terakhir peserta aksi akhirnya ditemui oleh dua anggota DPRD Provinsi Jambi yaitu H Achmad Sarwani dan Zulkifli Linus. Achmad Sarwani kepada para pemuda ini mengatakan bahwa mereka juga mendesak agar pemerintah Provinsi Jambi segera menyelesaikan jalan khusus batu bara.
“Tidak ada yang tidak bisa, ada keinginan pasti bisa selesai, saya juga mewakili Fraksi Gerindra DPRD provinsi, juga meminta pemerintah serius menyelesaikan jalan khusus batu bara ini, kalo serius pasti selesai, pemerintah pusat pasti akan mensupport kalau kita serius, supaya tidak ada korban yang berjatuhan di Provinsi Jambi,” ujarnya di depan peserta aksi.

















