“ Yang jelas berapa persen pekerjaan terealisasi sampai batas waktu akhir kontrak itu yang akan kita bayar ,” ungkapnya mengakhiri pembicaraan
Acik ( panggilan akrab red) yang juga terlibat sebagai konsultan pengawas pada proyek tersebut juga menjelaskan hal yang sama ,pada intinya mereka akan bekerja secara profesional dan akan memantau terus setiap item pekerjaan sehingga nanti proyek tersebut bisa berjalan dengan baik sesuai dengan mutu teknis
Ditempat terpisah Dep Putra salah seorang pemerhati proyek pemerintah di Jambi mengatakan dengan waktu yang relatif singkat proyek tersebut bisa berpotensi tidak terealisasi 100 persen, atau mangkrak,akan menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun hukum.
Lanjutnya lagi, selain itu akan menimbulkan Kerugian Keuangan Negara sebab Anggaran yang telah dialokasikan dan digunakan menjadi tidak efektif atau sia-sia, menyebabkan pemborosan keuangan negara.
” Ini sering terjadi, pembayaran akan dilakukan sesuai dengan persentase pengerjaan ,dan sisanya akan dikembalikan ke kas negara, hal ini akan mengakibatkan Ketidakefisienan Anggaran,


















