banner 728x250

Di Tengah Kekhawatiran Nasabah, Bupati M. Syukur Pastikan Gaji ASN Aman

  • Bagikan
banner 468x60

Merangin.mediafaktajambi.org – Bupati Merangin, M. Syukur, mengimbau masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Merangin, untuk tetap tenang menyusul gangguan sistem layanan digital Bank Jambi yang diduga akibat serangan siber.

Imbauan tersebut disampaikan M. Syukur usai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jambi di Gedung Mahligai, Rabu (25/2). Gangguan tersebut menyebabkan layanan ATM dan mobile banking untuk sementara waktu dinonaktifkan sebagai bagian dari langkah pengamanan sistem.

Syukur menegaskan, kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Merangin maupun dana nasabah secara umum dalam keadaan aman. Ia memastikan, kendala teknis tersebut tidak berdampak pada pencairan anggaran daerah maupun pembayaran gaji ASN.

“Gaji pegawai semua bisa jalan. Tidak ada hubungannya dengan gangguan siber. Memang yang biasa pakai m-banking atau ATM untuk sementara belum bisa digunakan, tapi prinsipnya keuangan tidak ada masalah. Hanya saja untuk sementara kita manual dulu,” ujar Syukur kepada wartawan.

Menurut dia, proses pencairan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) tetap berjalan normal melalui mekanisme layanan kantor cabang secara manual. Penonaktifan sementara fitur digital, kata dia, merupakan bagian dari prosedur keamanan untuk mencegah risiko lanjutan.

Syukur menjelaskan, saat ini tengah dilakukan audit forensik oleh aparat kepolisian guna memastikan sistem benar-benar aman sebelum kembali dioperasikan. Ia menyebut rekomendasi juga datang dari Bank Indonesia agar layanan digital tidak diaktifkan terlebih dahulu selama proses audit berlangsung.

“Sebenarnya sistemnya sudah bisa jalan, tapi rekomendasi dari BI jangan digunakan dulu karena sedang proses audit forensik untuk mengatasi persoalan yang ada,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi melakukan penarikan dana dalam jumlah besar (rush money). Selain kondisi bank yang dinyatakan sehat, membawa uang tunai dalam jumlah besar dinilai memiliki risiko keamanan.

berita lainnya :  Warga Minta Polsek Tabir Pro Aktif Tertibkan Para Pelangsir di SPBU Koto Rayo

Manajemen Bank Jambi, lanjut Syukur, menjamin keamanan saldo nasabah dan menyatakan bertanggung jawab apabila terdapat kerugian materiil akibat insiden tersebut. Operasional kantor cabang tetap melayani kebutuhan transaksi mendesak secara manual.

“Ini aset daerah yang harus kita jaga bersama. Kami sudah cek semua, tidak ada masalah berarti. Mari kita beri kepercayaan kepada manajemen untuk memperbaiki sistem ini secepatnya,” ujar Syukur.

Berdasarkan hasil RUPS, kondisi Bank Jambi dinyatakan tetap sehat dan likuiditas terjaga. Pemerintah daerah sebagai pemegang saham meminta manajemen memprioritaskan pemulihan sistem dengan tetap mengedepankan aspek keamanan

banner 325x300
Penulis: Van kominfo Merangin
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *